Apa Yang Baru Dari WWDC 2018 : Ulasan Lengkap Sejarah WWDC : Hasil dari WWDC 2018 Apple IOS 12

Apple atau Apple Inc. merupakan salah satu perusahaan raksasa yang bergerak di bidang perancangan, pengembangan, dan penjualan barang - barang elektronik. Perusahaan ini di didirikan oleh Steve Jobs, Ronald Wayne dan Steve Wozniak pada tanggal 1 April 1976. Saat ini, masyarakat dunia mengenal Apple Inc. sebagai salah satu perusahaan pembuat smartphone berbasis IOS yaitu Iphone sekaligus pesaing utama dari perusahaan smartphone berbasis Android.
Untuk memperkenalkan produk dan penemuan terbarunya, Apple Inc. rutin menyelenggarakan WWDC di setiap tahun. WWDC atau Apple Worldwide Developers Confrence merupakan sebuah konvfensi yang di selenggarakan oleh Apple untuk mempertemukan developers dari seluruh dunia. Acara ini di selenggarakan untuk mempromosikan software - software terbaru yang telah di ciptakan sekaligus sebagai sesi uji coba dari penemuan - penemuan baru. WWDC telah di selenggarakan lebih dari 10 kali dengan jumlah partisipan sebanyak 5000 orang.
Image result for wwdc 2018

Di tahun ini, Apple kembali menyelenggarakan WWDC untuk yang ke sekian kalinya. Perusahaan ini telah mempublikasi jadwal penyelenggaraan WWDC yaitu pada tanggal 4 hingga 8 Juni 2018. Selain itu, Apple juga telah mengumumkan tempat pelaksanaan konfrensi ini yang akan di selengarakan di McEnery Convention Center, San Jose. Itu artinya, Apple kembali menyelenggarakan WWDC di tempat yang sama selama 2 tahun setelah 13 tahun di selenggarakan di Moscone West, San Fransisco.

Tidak sembarang orang bisa ikut berpartisipasi dalam acara ini. Tiket WWDC tidak di perjual belikan secara bebas melainkan melalui sesi pemilihan secara acak. Hal ini di lakukan karena pada tahun 2012, penjualan tiket WWDC telah habis hanya dalam waktu 2 jam. Selain itu, banyak developers yang dianggap lebih layak untuk mengikuti acara ini namun tidak dapar hadir karena kehabisan tiket. Oleh karena itu sejak tahun 2014, Apple merubah sistem penjualan dari penjualan secara bebas ke pemilihan secara acak atau lottery agar semua orang dapat menikmati WWDC secara bergiliran.
Image result for wwdc 2018

Untuk mendapatkan tiket WWDC, kalian harus mendaftar terlebih dahulu di website resmi Apple Inc. Kemudian, akan dilakukan pemilihan secara acak untuk menentukam siapa saja yang boleh membeli tiket dari acara ini. Meskipun telah terpilih, kalian tetap harus membayar tiket tersebut seharga $ 1, 559 atai sekitar 22 juta Rupiah. Memang harga tiket WWDC sangat mahal untuk kalangan orang awam, namun harga tiket tersebut di anggap layak untuk di bayar bagi kalangan developers.

Selain itu, kalian juga bisa menikmati acara WWDC secara gratis. Apple menyediakan tiket gratis sekaligus biaya akomodasi selama acara berlangsung untuk mereka yang telah memenangkan program beasiswa khusus WWDC. Untuk mengikuti program ini, kalian harus terdaftar dalam pelajar part - time atau pelajar full - time dan telah terdaftar dalam Apple Developer.

Sama seperti di tahun - tahun sebelumnya, Apple kembali memberikan update terbaru mengenai software - software ciptaannya. Jika di tahun sebelumnya Apple mempublikasikan macOS High Sierra, iOS 11, watchOS 4, tvOS 11, new iPad Pro models, dan iMac Pro, perusahaan ini juga memberikan update yang sama di WWDC 2018. Nah, berikut ini adalah beberapa hal yang di umumkan oleh Apple Inc. di konfrensi WWDC 2018.
Hasil for wwdc 2018
  
  • IOS 12

Informasi pertama yang di berikan oleh Apple di WWDC 2018 adalah update iOS 12. Mereka memfokuskan peningkatan performa pada pembaruan ini. Bahkan pada presentasi iOS12, mereka dapat menjamin bahwa update ini akan mempercepat proses pembukaan aplikasi hingga 2 kali lebih cepat. Rencananya, iOS 12 dapat di nikmati di seluruh perangkan iPhone, iPad, dan iPod. Namun, untuk saat ini fitur - fitur iOS 12 hanya kompatible di perangkat yang dapat menjalankan iOS 11.
Apple juga menjelaskan tentang rancangan fitur terbarunya yaitu AR atau Augmented Reality dengan meluncurkan ARkit 2. Terdapat jenis file baru bernama .usdz file yang di luncurkan oleh Apple untuk menjalankan fitur AR ini. Selain itu, mereka juga memberikan bocoran di Adobe untuk menjalankan AR Tools.
ios 12
Dalam fitur AR yang di buat oleh Apple, para penggunanya dapat melihat gambar  Augmented Reality yang sama dalam perangkat yang berbeda dan dengan prespektifnya masing - masing. Hal ini dapat memberikan pengalaman multiplayer dalam AR yang sesungguhnya seperti yang telah di presentasikan pada WWDC dimana mereka membuat Lego menjadi lebih interaktive hanya melalui smartphone - nya.
Selain itu, Apple juga memberikan update terbaru pada personal assistantnya yang bernama Siri. Pembaruan ini memungkinkan kalian untuk bebas menambahkan frasa baru kepada Siri. Setiap frasa akan langsung di hubungkan kepada aplikasi - aplikasi yang terkait seperti misalnya jadwal pertandingan sepak bola, atau resep - resep masakan. Update ini juga menambahkan fitur pengingat baru seperti pengaktifan fitur " Do Not Disturb " saat sedang berada du bioskop atau fitur menelpon teman di hari ulang tahunnya.

  •  macOS Mojave

Secara mengejutkan, macOS mendapatkan cukup banyak update termasuk perubahan nama versi terbaru menjadi Mojave.
Fitur pertama yang di publikasi oleh Apple adalah Dark Mode yang memungkinkan para pengguna OS ini untuk merubah warna tampilan menu dan UI menjadi hitam dan abu - abu gelap. Fitur ini sangat cocok untuk mereka yang lebih sering bekerja di malam hari. Dengan memanfaatkan fitur Dark Mode, mata kita menjadi tidak cepat lelah jika sedang bekerja di area dengan penerangan yang minim.
macOS Mojave
Selain itu, Apple juga menebarkan rumor akan adanya update besar - besaran yang memungkinkan pengguna macOS untuk menghubungkannya dengan iOS. Meskipun keduanya tetap menjadi firmware yang berbeda, macOS dan iOS akan memiliki alat baru yang memungkinkan keduanya mengakses sistem operasi yang sama. Sehingga keduanya dapat terhubung dengan satu sama lain. Rencananya, update ini akan di rilis tahun 2019.

  •       watchOS 5

Dalam WWDC 2018, Apple juga mengumumkan beberapa update pada wactOS dengan menambahkan beberapa fitur baru. Salah satunya adalah fitur Competition yang memungkikan penggunanya untuk mengatur pertandingan selama 7 hari. Fitur ini juga dapat memberikan notifikasi dan Badge - Badge baru selama pertandingan.
Update lainnya yang di berikan untuk WatchOs adalah fitur Walkie - Talkie. Fitur ini memungkinkan sesama pengguna Apple Watch untuk mengirim pesan berupa pesan suara atau pesan singkat baik melalui data seluler ataupun melalui wifi. Bisa di bilang, fitur ini merupakan penggabungan antara SMS dengan telpon singkat.
watchOS 5
  •        tvOS


Di tahun ini Apple hanya memberikan sedikit pembaruan pada tvOS. Salah satu update yang paling menarik perhatian adalah pengenalan Dolby Atmos yang dapat mendukung ke TV 4k. Update ini juga bersamaan dengan pembaruan gratis Atmos melalui iTunes, yang sekarang telah menjadi jangkauan terluas dari fitur Atmos di seluruh tempat. Selain itu, Apple juga memberikan beberapa informasi berupa update software terbaru untuk tvOS.tvOS

   Oke guys itulah hasil yang kami dapatkan dari WWDC 2018, semoga bermanfaat dan dapat menambah pengetahuan kalian. Terus kunjungi situs web gomasakini.com jangan lupa untuk selalu berkomentar dan share artikel ini ya !

4 Responses to "Apa Yang Baru Dari WWDC 2018 : Ulasan Lengkap Sejarah WWDC : Hasil dari WWDC 2018 Apple IOS 12"

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel